Sejarah hubungan Korea-Tiongkok

Flags of PRC, ROK, & Japan

Meeting for Japan, China, Korea 

Pada kira-kira 4 abad SM di daerah Provinsi Liaoning Tiongkok(sekarang) hingga Peninsula Korea hidup kelompok orang tribal primitif yang terdiri dari Gao Gouli高句丽/고구려gogulyeo,Woju 沃沮/월마트 광주wolmateu gwangju, Wei濊/진흙jinheulg, Mahan马韩/마한mahan, Chenhan辰韩/첸 한chen han, Bianhan弁韩Byeonhan. Pada tahun 2333sM, telah berdiri negara Korea dengan nama Dangun Hangug檀君朝鲜/한국yang beribu kota di Seoul.Menurut buku sejarah Tiongkok”Catatan Sejarah”《史记》dari Sima Qian(司马迁), ada tercatat, pada saat orang Zhou Barat menumbangkan Kerjaan Shang (kira-kira tahun 1046SM), seorang kerabat Raja Shang terakhir Jizi箕子 mendirikan negara Jishi Houguo“箕氏侯国케이의 Hou” di Peninsula Korea. Jizi箕子membawa “Tata Krama dan Tata Susila Zhou”, diangkat oleh penduduk setempat sebagai “Raja” dan diakui sebagai negara bagian Zhou Barat. Menurut buku sejarah Korea “Roman Tiga Negara”《三国遗事san guo yi shi》atau Samgug Lomaenseu (laval Korea), tercatat bahwa keturunan dari Dangun檀君 untuk menghidari bentrok dengan Jishi, mereka hijrah lebih ke selatan peninsula. Dikilahkan mereka ini yang menjadi nenek moyang orang Korea sekarang. Jishi Houguo sempat berdiri di Korea seribu tahun, selama 41 generasi berkuasa hingga abad pertama sebelum masehi. Tumbangnya Jizi ini konon diceritakan bahwa ada sekolompok orang dari Negara Yan(燕国uanguo) –Tiongkok dipimpin oleh Wei Man(卫满) , pada tahun 194SM hijrah ke daerah Seoul dan menumbangkan kerajaan Jishi Houguo, dan mendirikan “Kerajaan Wei Korea” dalam bahasa Korea “Weiui hangug-eo웨이의 한국어” (卫氏朝鲜). Kerajaan ini merupakan kerajaan kedua di Korea. Pada tahun 108SM kerajaan ini ditumbangkan oleh Han Wu Di dari Kekaisar Han Tiongkok, Korea menjadi wilayah Han. Korea bagian utara dibagi menjadi empat “gubernur” 乐浪, 玄菟, 临屯, 真番/재미있는 파도, Xuantu, 임시 Tuen, 정말 팬Jaemiissneun Pado, Xuantu, Imsi Tuen, Jeongmal, disebut “汉四郡”Hansi Jun/한글 4 개 현Hangeul 4 Gae Hyeon. Akibatnya rakyat Wei Man bersama orang Korea asli pindah kebagian selatan peninsula ini, dan mendirikan negara-negara kecil 辰韩첸의 한, 马韩Mahan마한,弁韩Byeonhan dan 辰国/Chen-ui Han sebagai pusat pemerintahan persekutuan. Disamping itu ada negara-negara kecil lain diantaranya伽倻/가야Gaya. Selanjutnya setelah Dinasti Han di Tiongkok tumbang tahun 108SM, Korea masuk dalam zaman “Tiga Negara” : 高句丽/고구려Gogulyeo(37SM-668M), 新罗/신라Sinla( 57SM-935M), 百济/백제 Baegje (18SM-660M). Tiga negara ini saling berperang satu sama lain, tapi justru pada zaman ini kebudayaan Korea berkembang, mereka menyerap kebudayaan Tiongkok dan Jepang. Negara 伽倻/가야Gaya dikontrol oleh kekaisaran Yamato Japang, terletak di Byeonhan남쪽 Selatan, (sekarang경상 남도Gyeongsang Namdo/庆尚南道), tapi sekitar tahun 562M Kaisar Yamato Jepang berhasil mengusai Korea. Pada taun 660M 新罗/신라Sinla dengan bersekutu dengan Kekaisaran Tang Gao Zong唐高宗, Tiongkok, menumbangkan百济/백제 Baegje, dan tahun 668M giliran高句丽/고구려Gogulyeo ditumbangkan. Kini新罗/신라Sinla dengan mengadopsi sistim pemerintahan Tang berhasil memerintah seluruh Peninsula Korea. Tapi pada tahun 900M terjadi pemberontakan petani dimana-mana, Yan Beobsa 甄萱/얀 법사meng-proklamirkan sebagai penrus Raja百济/백제 Baegje, dengan Ibukota Gwangju光州/광주, namun tahun 903 ditumbangkan oleh seorang bikhu bernama Jin Gongyi金弓裔 mendirikan Negara Moloko Jijin摩震国/모로코지진, dengan Ibu Kota Cheol-won 铁原/철원. Tahun 918M Wang Jian王建/왕 지안 berhasil me-unifikasi Korea menjadi negara Korea. Tahun 993M dikuasai Negara Liao辽国 dari Tiongkok, sehingga terpaksa harus putus hubungan dengan Kaisar Song宋朝 Tiongkok. Tahun 1127M dikuasai Negara Jin金国 dari Mongol. Pada 1238M Korea menjadi bagian dari Negara Yuan – Jengis Khan, Mongol. Pada 1368M kekuasaan Mongol berhasil dikalahkan oleh Zhu Yuan Zhang dengan mendirikan dinasti Ming, tapi Korea masih dibawah kekuasaan Mongol. Pada 1392M Zhu Yuan Zhang memmerintahkan Jenderal Li Cheng Gui李成桂menggempur Korea, tapi dia menolaknya, Bahkan melakukan makar. Tahun 1392M Raja Jiwileul Ilhgo废黜/지위를 잃고, menggnti nama negara menjadi “Korea”. Pada tahun 1443M Kaisar Tang Shi Zong唐世宗, Tiongkok (oleh team ahli bahasa kerajaan) menciptakan ‘Huruf Korea” (seperti sekarang). (朝鲜语字母“训民正音”chao’xian yu zi’mu “xun min zhen’yin”). Saat ini Korea menolak Buddhisme mengganti dengan Kongfusianisme. Pada 1591M Jepang menyerbu Korea dan mengkuasai Seoul, tahun 1598M Kerjaaan Min dari Tiongkok mengirim pasukan bala bantuan menggempur Jepang dan Jepang terusir. Peristiwa ini disebut Ilbon-ui Chimlyag-ui Hondon “壬辰倭乱/일본의 침략의 혼돈” Huru Hara ren Chen’wo. Pada 1618M pasuka Qing清menggempur Min明, Korea membantu Min, tapi Qing berhasil menang dan mendirikan dinasti Qing di Tiongkok, maka dengan sendirinya Korea dikuasai oleh kekaisaran Qing. Pada tahun 1863M sepenginggalnya Raja Li Gao Zhong 李高宗, penerusnya Li Shi’ying李昰应 mengadakan reformasi politik, militer dengan politik tirai bambu, beberapa kali berhasil mengalahkan Armada Amerika yang menyerang Korea. Tapi tahun 1873M Jepang berhasil masuk dari sungai Hanjiang dan mengalahkan Korea, dan dipaksa menanda tangani “Perjanjian Jianhua”( 江华条约jiang’hua tiaoyue) yang berat sebelah dan sangat menguntungkan Jepang. Pada 1882M terjadi makar yang dilakukan oleh tentara di Korea dinamakan”壬午兵变ren’wu bing’bian” atau Makar Tentara , terhadap ratu Mingfei闵妃, tentara pemberontak sempat membunuh Gubernur Jepang di Korea. Jepang berhasil menggempur balik hingga masuk ke Istana, Minfei menyamar sebagai dayang dan berhasil lolos, dan dia meminta bantuan Kaisar Qing Tiongkok. Qing mengirim 3000 tentara dikomandani oleh Wu Zhangqing(吴长庆) berhasil mengakhiri pemberontakan tersebut. Sejak saat itu di Korea berpangkal tentara Qing Tiongkok dan Jepang. Pada 1884M bangsawan “progressif” menghendaki keterbukaan Korea, ditentang oleh kaum bangsawan “konservatif”. Pada 4 Desember tahun itu kaum “progressif” bekerjasama dengan Jepang mengadakan kudeta terhadap kekuasaan kaum “konservatif” yang pimpin oleh Ratu Mingfei. Jenderal Yuan Shi Kai袁世凯 dari Qing memimpin tentara untuk membantu Minfei, dan mengalahkan pemberontak dan mengusir tentara Jepang. Pada 1894M terjadi pemberontakan rakyat, 6 Juni tentara Qing mendarat di Asan(牙山) Korea, tentara Jepang juga segera mendarat di Incheon( 仁川) pada 7 Juli 1894M. Kemudian menduduki kota Seoul, memaksa Korea untuk menanda tangani “Perjanjian Jemulpo” (济物浦条约sekarang Kota Icheon). Tentara Jepang berhasil mengalahkan pemberontakan Korea. Pada 1894 Jepang berhasil mengalahkan tentara Qing, Tiongkok di Laut Kuning (Perang Sino-Jepang/甲午战争) dan memaksa menanda tangani “Perjanjian Maguan”(中日马关条约zhong ri ma’guna tiao’yue), Korea harus diserahkan kepada Jepang. Tahun 1895 Ratu Menfei dibunuh Jepang. Pada 1897 atas dukungan Russia, Guo Zong memproklamirkan Negara Kekaisaran Korea, dan mengangkat dirinya sebagai kaisar dan Mengfei sebagai Ibusuri. Tetapi ketika Russia dikalahkan oleh Jepang, Korea kembali dikuasai Jepang. Jepang mencopot Gao Zong dan mengangkat Putra Mahkotanya untuk dijadi Raja boneka. Tapi gubernur Jepang Ito Hirobumi yang sebenarnya memerintah. Ito Hirobumi dibunuh oleh patriot Korea di Mancuria. Pada Agustus 1910, Jepang memaksa Korea untuk menanda tangani “Perjanjian Unifikasi Korea Jepang”, semua bangsawan Korea dianggap sebagai bansawan Jepang, Raja Gao Zong dibunuh Jepang. Memaksa Korea untuk mengaganti bahasa Korea dengan bahasa Jepang, berusaha menghabisi kebudayaan rakyat Korea. Pada 1 Maret 1919, terjadi demontarasi besar melawan pemaksaan Korea mengganti bahasa pengatar pelajaran sekolah dari bahasa Korea menjadi bahasa Jepang. Tokoh-tokoh mahasiswa dan siswa banyak yang dibunuh. Demontrasi ini berhasil diredam. Tapi tahun ini juga di Shanghai上海 didirikan Pemerintahan “Sementara” Korea, ketika Shanghai jatuh ketangan Jepang, mereka ikut pindah ke Chong’qing重庆. Disini mereka membentuk “Tentara Kemerdekaan Korea” dan menantang penjajahan Jepang terhadap Korea. Pada 1945 Jepang menyerah, garis 38° L.U.(Lintang Utara) dijadi garis pemisah disetujui oleh Russia dan Amerika untuk membagi Korea menjadi dua bagian yang terpisah. Tahun 8 Agustus 1948 Amerika mendirikan Republik Korea di bagian Selatan (Korsel). September 1948 berdiri Republik Demokrasi Rakyat Korea dibagian Utara ( Korut). Pada 25 Juni 1950 terjadi perang saudara Korsel vs Korut, mulanya Korsel terpukul mundur. Pada 26 Juni ’50, Truman memerintahkan tentara yang berpangkalan di Jepang membantu Korsel, tgl 27 Juni Armada VII yang berlabuh dan mangkal di Keelung, Kaohsiung Taiwan berpatroli di Selat Taiwan untuk mencegah RRT menyerang Taiwan. Amerika minta Dewan Keamanan PBB membentuk pasukan sekutu untuk membantu Korsel. Dibawah komando Jenderal MacArthur Amerika, dibentuk tentara PBB terdiri dari pasukan negara Inggeris, Turki, Kanada, Thailand, Selandia Baru, Australia, Belanda, Prancis, Philipina, Yunani, Belga, Kolombia, Ethiopia, Luxembourg, Africa Selatan dan Korsel. Ketika itu Korut sudah boleh bilang telah mengusai semua Korsel. Maka masuklah tentara PBB dari 15 negara ini mengeroyok Korut, dan Korut berhasil terdesak lagi hingga ke utara sampai Suangai Yalu, perbatasan dengan RRT.

The Ariang mass gymnastics team, featuring 100,000 performers, wave North Korean and Chinese flags at May Day Stadium in Pyongyang to mark the 65th anniversary of the ruling Workers’ Party of Korea on September 24, 2010.

19 Oktober 1950, RRT mengirim tentara Sukarelawannya membantu Korut. Dengan taktik perang lautan manusia dikirim tentara menyeberangi sungai Yalu, di kala musim dingin dan air membeku. Gelombang perang pertama sebanyak lebih dari 15 ribu tentara. Gelombang perang kedua dari 7 Nopember s/d 24 Desember 1950 sebanyak lebih dari 36 ribu tentara. Gelombang perang ke tiga sebanyak lebih dari 19 ribu tentara pada 31 Des 1950 s/d 1agustus 1951. Seoul berhasil direbut oleh Divisi 50 Tentara Sukarelawan RRT. Tentara MacArthur kewalahan menghadapi Tentara RRT, mengusulkan untuk membom Atom Korea, tatapi tidak disetujui Kongres Amerika. Untuk memutus jalur logistik tentara Korut dan RRT, McArthur menggunakan BOM Kimia, Bom Biologi untuk menyebarkan penyakit kepada tentara Korut dan RRT dan rakyat Korea, serta pertanian Korea. Gelombang perang ke empat 25 Jan s/d 21 April 1951, tentara RRT dan Korut menggempur melewati garis 38° L.U. saat ini McAthur dan Truman terjadi konflik pendapat, tentara PBB telah korban sebanyak 78 ribu lelih. Gelombang perang ke ilma 22 April s/d 10 Juni 1951, tentara Korut dan RRT merangsek terus ke selatan dan timur, dalam periode ini tentara PBB korban lebih dari 80 ribu. Pada 27 Juli 1953 ditanda tangani Gentatan Senjata, dan mengirim tentara negara netral Swiss dan Swedia sebagai pengawan gentatan senjata di perbatasan 38° L.U. Pada 26 Oktober 1958 semua tentara Sukarelawan RRT ditarik total dari Korea. Korban Perang Korea, pada 8 Agustus 1953 dari pihak RRT mengumumkan tewas 115.786 orang, luka-luka 221,264 orang. Pengumuman kedua 8 Setember 1953dari pihak militer RRT mengumumkan tentara berkurang 556,146 orang, diantaranya 4204 sakit, meninggal kecelakaan 10,808 orang, bunuh diri 786 orang, dihukum mati 64 orang, desersi 17,715 orang, ganti professi 53,135 orang, pulang kampung 20,554 orang. Sebagian ada yang kembali lagi menjadi tentara 173,403 orang. Tentara yang dikerahkan Korut dan RRT berjumlah 630 ribu orang, diperkirakan yang menjadi korban antara 100 ribu lebih. Dari pihak Amerika korban tewas dan luka lebih dari 140 ribu, yang tewas diumumkan 36,570 orang. Korban dari tentara Korsel antara 30 s/d 40 ribu. Total semua korban perang, tertangkap sebagai tawanan perang diperkirakan 1,093,839 orang ( pihak tentara Korut RRT yang luka dan tewas 671,954 orang, tawan perang 46,088 orang, penyerah 435 orang) diantara korban perang ini lebih 39 ribu orang Amerika. Korban peralatan perang dari pihak RRT, Tank 9 unit, pesawat terbang 231 unit, macam kanon dan meriam 4371 unit, senjata riangan 87,559 pucuk. Pihak PBB 12,224 pesawat terbang, Tank 3,064 unit, kanon 7.695 unit, ka[pal perang 257 unit. Menurut catatan Tentara Sukarelawan RRT berhasil menghancurkan peralatan tentara PBB, Tank 2006 unit, mobil 3,165 unit, Panser 44 unit, pesawat terbang 10,629 unit, kanon 587 unit, berhasil merebut 245 unit Tank, 5,256 mobil, panser 51 unit, pesawat terbang 11 unit, segala macam kanon 4,037 unit, senjata ringan 73, 262 pucuk, serta macam logistik militer lainnya. Coba bayangkan berapa banyak biaya untuk ongkos perang ini dari semua pihak, jika dana ini digunakan untuk kesejahteraan manusia, maka kemiskinan dibelahan dunia ini akan terentaskan. Apakah kita mansuia ini masih juga mendambakan perang untuk menjadi “patriot-patriot” pembunuh seksama manusia ?Marilah kita camkan bersama. Ciptakanlah hormoni dan perdamaian dunia, dan selesaikan masalah dengan kepala dingin. 

Bahan diambil dari : http://zhidao.baidu.com/question/21016828 http://baike.baidu.com/view/9298.htm http://news.xinhuanet.com/ziliao/2003-01/20/content_697935.htm http://bbs.tiexue.net/post_1437635_1.html The Last Empress wrote by Anchee Min, Bloomsburry Publishing Plc

Source : http://sejarah.kompasiana.com/2010/11/30/korea-riwayatmu-ini/

Youtube Video :

KCTV (DPRK-China Always Together)

Iklan

Tinggalkan komentar anda :) Kata-kata anda mencerminkan nilai diri anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s