‘Desa Reinkarnasi’ di Turki dan Tiongkok

desa-reinkarnasiSumber berita ‘re­inkarnasi’ di dunia sudah berlangsung sejak lama, juga ada banyak kasus yang menyimpan memori kehidupan masa lalu atau bahkan memori/ ingatan akan kehidupan yang telah berlangsung beberapa abad sebelumnya.

Ingatan pihak sumber berita tentang seseorang, peristiwa dan benda pening­galan dari kehidupan yang lalu, disebutkan masih sangat jelas, tetapi ada sementara orang yang menganggapnya sebagai omong kosong be­laka.

Mari kita simak anekdot dari kisah-kisah reinkarnasi kolektif dari Timur dan Barat. Reinkarnasi tersebut, bukan hanya sebatas kasus individu, melainkan kasus kolektif, bu­kan hanya fenomena sosial budaya unik, di masyarakat berbeda pun terdapat fenomena yang sama.

Di kalangan agama Bud­dha terdapat kosa kata ‘rein-karnasi’. Di agama yang lain sebenarnya juga terdapat perkataan itu. Di bagian tenggara Turki terdapat sebuah komu­nitas etnis Arab di wilayah Adana, hampir setiap warga desa dengan pasti dapat menceritakan bagaimana ke­hidupan masa lalu mereka.

Pada 2004, Dr. Hogan dari jurusan Sosiologi, Universi­tas Ankara, Turki mengatakan kepada media bahwa di wila-yah tenggara Turki, Adana dan Hatay yang berjarak an­tara 800 – 1.000 km selatan-timur dari Ibukota Ankara, memercayai ‘reinkarnasi’.

Di tempat tersebut sering ada ramalan yang menunjuk­kan ketika seseorang pada hari apa meninggal, segera bereinkarnasi di keluarga siapa. Setelah Savasay, wartawan televisi merangkap penulis Realisme Desa terke­nal di Turki, meneliti situasi aktual masyarakat di wilayah Nusayri (Adana), akhirnya laporannya terbit di kolom ‘Berita Pagi’ di koran-koran besar Turki.

desa-reinkarnasi-2Di Huaihua kabupaten otonomi Suku Dong dari Tongdao di Tiongkok tercatat ada lebih dari 100 kasus ‘ma­nusia reinkarnasi’. Reporter Network News dari Huaihua melakukan laporan lapangan terhadap fenomena ‘manusia reinkarnasi’ dari Desa Ping Yang yang di posting pada 5 November 2011 lalu.

Orang luar jarang menginjakkan kaki di daerah Desa Huaihua Ping Yang ini, yang terletak di ujung selatan Tongdao, ia terletak di per­simpangan Provinsi Hunan dan Guangxi. Suku tersebut memercayai animisme, dengan populasi hanya 7.800 orang. Menurut hasil statistik dari survei budaya lokal, ada 100 lebih orang yang mengetahui reinkarnasinya.

Di Desa Ping Yang juga ada con­toh kasus sensasional seekor babi yang bereinkarnasi men­jadi manusia, sampai mem­buat si penjagal babi lokal tidak mau membunuh kehidupan lagi. Apa yang terekspos oleh fenomena sekelompok orang dari wilayah Turki dan da­ratan Tiongkok ini?

Jiwa ma­nusia adalah abadi dan mengalami berkali-kali kehidupan sebelum dapat diterima di surga! Selain itu, di dalam ke­hidupan ini tidak selamanya suatu jiwa bisa menjadi ma­nusia. Hal ini sekaligus adalah peringatan terhadap umat manusia, terutama terhadap kaum ateis bahwa orang yang tidak memercayai pada ke­hidupan setelah kematian dan juga tidak memercayai pada pembalasan karma, diri mereka pun tidak mampu terlepas dari hukum sebab akibat.

Hasil perbuatan baik maupun buruk sebelum ajal dari diri sendiri menentukan suka dan duka di kehidupan kelak, yang terkenal dengan pepatah, “Hendak mengeta­hui penyebab pada kehidupan terdahulu, adalah akibat yang dialami pada kehidupan kali ini. Hendak mengetahui aki­bat perbuatan diri sendiri di kehidupan yang akan datang, adalah sebab yang diperbuat pada kehidupan kali ini.”

Bahkan, kehidupan lalu masih ada kehidupan bermasa-masa sebelumnya. Relevansi dengan sebab-akibat ini, bukan hanya pada kehidupan kali ini dan satu kehidupan yang lalu saja, bagaimana untuk selanjutnya banyaklah berbuat kebajikan adalah kebijaksanaan agung. (hui/rahab)

image002

image008

Mau berwirausaha tapi mentok di modal?? Kini hanya dengan Rp.50000 anda sdh bisa jualan pulsa PLN & pulsa HP minat PM : 081296630981 / BBM : 7A003D6C// Skype: Reloadbiz Wechat/Line: HanAfni
transaksi bisa via SMS,YM & Aplikasi Android

Iklan

Tinggalkan komentar anda :) Kata-kata anda mencerminkan nilai diri anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s