Cuci Tangan

Seorang wanita cantik dan seksi
memasuki sebuah bar.
Wanita itu memesan 1 sloki Chivas
sambil melontarkan kerling menggoda,
menghabiskannya dalam sekali teguk,
lalu beranjak ke toilet.
Beberapa saat kemudian dia keluar dan
langsung menghampiri si bartender.
“Kamu manajer di sini?” tanyanya
dengan desis lembut sambil membelai
ringan dagu bartender. (Bartender
mulai berdegup jantungnya.)
“B….b …bu…bukan .”
“Siapa manajernya?”, kali ini jemari kiri
lentiknya berpindah memainkan daun
telinga bartender.
(“Glek….”). “Pak…. .Nirwan……”
“Ke mana Dia……?”
sekarang jemari lentik tersebut
mengusap dan bermain di ujung bibir
bartender.
(“Glek”, bartender mulai merasa seluruh
tubuhnya terangsang).
“Bbb…belum datang.”
Sekarang jemari itu masuk ke mulut
bartender. Memainkan bibir dan
lidahnya.
Bartender tidak tahan lagi. Lidahnya
mulai memainkan jemari lentik itu,
bibirnya menghisap kencang jemari
wanita itu….!
Kemudian wanita itu berkata, “Bilangin
nanti kepada Manajer kamu. Tadi perut
saya mendadak mules, saya lalu ke toilet
untuk buang air… Di sana nggak ada
tissue, kran air juga tidak jalan….saya
sudah CEBOK, tapi tidak bisa Cuci
Tangan……!!!”

Tinggalkan komentar anda :) Kata-kata anda mencerminkan nilai diri anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s