Kisah Mao Rong

Pepatah tionghua mengatakan perbuatan bakti itu dimulai dari kesusilaan(孝者,礼之始也xiao zhe,li zhi shi ye).Untuk mengetahui perilaku seseorang,dapat dilihat dari bagaimana ia memperlakukan kedua orang tuanya.Pada jaman dinasti Han,hiduplah seorang yang bernama Mao Rong.Suatu hari ketika ia sedang mencangkul di ladang,tiba-tiba turun hujan.Mao Rong pun segera mencari tempat untuk berteduh.Saat itu banyak sekali orang yang sedang berteduh,mereka tidak lagi memperhatikan sikap duduknya.Mao Rong walau sedang berteduh,ia dapat menjaga sikap duduknya tetap tegak&rapi,tampak begitu wibawa&anggun.Kejadian ini secara tidak sengaja diketahui oleh Guo Lin Zong,ia merasa ada yang istemewa dari Mao Rong.Beberapa hari kemudian Guo Lin Zong berkunjung ke rumah Mao Rong.Saat berkunjung,Guo Lin Zong mendapati Mao Rong sedang memasak seekor ayam.Dalam hati Guo Lin Zong menduga pasti ayam itu dipersiapkan oleh tuan rumah untuk menjamu tamunya makan.Ketika jamuan makan dilaksanakan,ternyata ayam tadi dihidangkan oleh Mao Rong untuk sang ibu.Mao Rong sendiri bersama Guo Lin Zong menyantap sayur-sayuran saja.Guo Lin Zong mengetahui sikap berbakti dari Mao Rong merasa sangat kagum,lantas berdiri sambil membungkukkan badan berkata:anda benar-benar orang yang berkebajikan.Saya sendiri ketika menjamu tamu pasti menyajikan aneka masakan yang lezat,jauh lebih lezat dari apa yang saya hidangkan kepada kedua orang tua.Sama sekali tidak merasa ada yang salah.Hari ini melihat anda begitu berbakti kepada sang ibu,baru menyadari letak kesalahan saya.Saya merasa sangat menyesal.Guo Lin Zong pun lantas menasehati Mao Rong agar bersekolah,pada akhirnya Mao Rong bisa menjadi seorang pelajar yang berkebajikan.
Tidak bisa menghormati ke-2 ortu,akan tetapi dapat menghormati orang lain dinamakan bertentangan dengan kesusilaan(不敬其亲,而敬他人者,谓之悖礼bu jing qi qin,er jing ta ren zhe,wei zhi bei li).Tidak bisa mengasihi ke-2 ortu,akan tetapi dapat mengasihi orang lain dianamakan tidak berkebajikan(不爱其亲,而爱他人者,谓之悖德 bu ai qi ren,er ai ta ren zhe,wei zhi bei de).Menghormati tamu juga penting,akan tetapi tidak perlu menempatkan mereka lebih tinggi daripada kedua ortu.Kita sendiri ketika sedang menikmati masakan lezat,pernahkah ingat akan kedua ortu?Di rumah jika ada masakan ikan,siapa yang akan menghabiskan bagian kepala&ekor?Marilah kita bersama-sama meneladani semangat dari Mao Rong

Iklan

Tinggalkan komentar anda :) Kata-kata anda mencerminkan nilai diri anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s