Biarkanlah yang Alami Bekerja


Ada Cerita tentang seorang pemarah yang bertubuh pendek di Dinasti Song (960-1279)
dia seorang petani, setia hari seringkali duduk memandangi hamparan padinya, dalam pikirannya dia sangat berharap tanaman padi nya tumbuh dengan cepat. Tetapi padinya tumbuh lambat. itulah yang membuatnya cemas tak menentu. Ia memikirkannya terus siang dan malam, ia juga memperhatikan terus setiap harinya
Dia merasa tanaman tumbuh jauh lebih lambat daripada yang diharapkan.

Suatu hari, karena tidak sabar , dan muncul ide, kemudian Ia mencabut semua tanaman-nya naik beberapa inci.

Meskipun ia sangat lelah setelah melakukan hal ini selama seharian, tapi ia merasa sangat bahagia karena tanaman itu dapat ‘tumbuh’ lebih tinggi.
Ketika pulang ke rumah, Putranya yang mendengar tentang hal ini segera pergi untuk melihat tanaman. Sayangnya semua tanamannya sudah layu dan hilang kerja keras berbulan bulan sebelumnya.

*Pepatah ini mengatakan kita harus membiarkan sesuatu pergi dalam alami. Terlalu cemas untuk membantu sebuah acara untuk mengembangkan hasil yang sering bertentangan dengan maksud kita.

Tinggalkan komentar anda :) Kata-kata anda mencerminkan nilai diri anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s